\

Sudah Terungkap Lagi Alasan Kenapa Milan Menjual Ibra

22 May, 2014

Sudah Terungkap Lagi Alasan Kenapa Milan Menjual Ibra

Sudah Terungkap Lagi Alasan Kenapa Milan Menjual Ibra

Permasalahan mengenai desakan ekonomi ternyata bukan merupakan satu – satunya alasan bagi pihak manajemen kubu klub AC Milan melepas pemain andalannya bernama Zlatan Ibrahimovic. Ternyata ada alasan yang lainnya yang belum bisa terungkap oleh media hingga saat ini.

Eks pemain bertahan kubu klub AC Milan bernama Gianluca Zambrotta mengungkapkan bahwa salah satu permasalahan yang selama ini telah di tutup – tutupi oleh pihak klub. Di sela – selam adanya peluncuran buku tentang otobiografinya yang memiliki judul “Una vita da terzino” atau berjudul “Life as a fullback”, pria yang berasal dari Negara Italia tersebut itu mengungkapkan bahwa Ibra ini memutuskan untuk hengkang dengan alasan karena terlibat pertengkaran dengan sang pelatih terdahulu bernama Massimiliano Allegri.

Kejadian tersebut itu terjadi pada musim ke dua pemain tersebut memperkuat AC Milan. Setelah sukses merebut gelar juara scudetto pada musim pertamanya, maslaah demi masalah pun mulai terjadi di ruang ganti pemain Milan.

Pemain tersebut itu dan sang pelatih merupakan actor utamanya. Hubungan ke duanya itu tidak lagi bisa di katakana harmonis sehingga membuat AC Milan ini gagal untuk mempertahankan gelar juara Serie A Italia.

Zambrotta mengungkapkan bahwa saya ini tidak memiliki masalah dengan Allegri pada tahun pertama saya, akan tetapi pada musim ke dua di mana kami ini harus terpaksa kehilangan gelar jaura scudetto, itu di karenakan adanya permasalahan ketidak harmonisan yang ada di ruang ganti pemain.

Anda ini membutuhkan semua pemain yang memiliki etos kerja pekerja keras di arah yang benar untuk bisa keluar menjadi juara, akan tetapi alih – alih mengatakan hal tersebut itu, sang pelatih justru mengatakan bahwa jika dia itu memiliki sebanyak 14 pemain yang bekerja, maka dengan itu tidak ada lagi bedanya. Kemudian bagaimana dengan pemain yang lainnya? Itulah yang membuat kami harus kehilangan gelar juara scudetto.

Keretakan hubungan di antara keduanya tersebut itu pun pada akhirnya memuncak juga pada saat AC Milan mendapatkan kekalahan pada saat bermain melawan Arsenal di leg ke dua babak 16 besar di ajang Liga Champions musim 2011-2012. AC Milan yang mendapatkan kemenangan dengan skor akhir 4-0 pada leg pertama, harus rela menderita kekalahan dengan skor akhir 3-0 di leg ke dua. Meskipun Milan ini tetap mampu meloloskan diri, akan tetapi kekalahan tersebut itu membuat pemain yang berasal dari Negara Swedia tersebut itu dan sang pelatih berselisih paham dan nyaris baku hantam.

Keretakan hubungan ke dua itu membuat Milan tersingkir di babak perempat final setelah di jungkalkan oleh Barcelona. Sementara itu di ajang Serie A Italia, AC Milan gagal untuk bisa bersaing dengan Juventus yang keluar menjadi juara.

About the author

Related Posts